Perbedaan Novel, Novelet, Cerpen, Cerbung dan Roman


Karya sastra merupakan buah imajinasi dan kreativitas pengarang yang disampaikan melalui tulisan. Tulisan-tulisan tersebut disusun berdasarkan kaidah-kaidah kesusastraan yang ada. Beberapa kaidah-kaidah penyusunan tersebut diantaranya adalah novel, novelet, cerpen, cerbung dan roman.

Masing-masing karya sastra tersebut memiliki ciri dan kaidah penyusunan tersendiri. Namun sering kali dianggap sama karena belum begitu mengerti perbedaannya. Oleh karena itu, Omnibussenja akan membahas perbedaan masing-masing karya sastra tersebut.

1. Novel

Novel adalah karya sastra yang ditulis menggunakan alur yang kompleks, latar yang luas, penokohan yang detail, juga waktu yang lama. Novel mempunyai ciri sebagai berikut.

  • Novel ditulis menggunakan gaya narasi dan deskripsi.
  • Panjang cerita lebih dari 40.000-100.000 kata. Bahkan ada juga yang sampai 250.000 kata.
  • Jumlah halaman rata-rata 150-300 halaman.
  • Waktu baca per satu novel rata-rata 2 jam atau lebih.
  • Pengkisahan dan adegan-adegan ditampilkan secara pelan dan bertahap.
  • Contohnya adalah Supernova karya Dewi “Dee” Lestari.

2. Novelet

Novelet adalah karya sastra dalam bentuk novel mini. Ceritanya ditulis menggunakan alur yang panjang tetapi tidak terlalu kompleks, latar yang sedikit luas, penokohan yang detail, juga waktu dengan tempo sedang. Novelet mempunyai ciri sebagai berikut.

  • Novelet lebih panjang dari cerpen dan lebih pendek dari novel.
  • Panjang cerita biasanya 17.500-40.000 kata.
  • Jumlah halaman rata-rata 60-150 halaman.
  • Waktu baca per satu novelet rata-rata 1-1,5 jam atau lebih.
  • Pengkisahan dan adegan-adegan ditampilkan dalam tempo sedang (tidak cepat juga tidak lambat), bertahap dan sedikit melompat.
  • Contohnya adalah The Old Man and The Sea karya Ernest Hemingway.

3. Cerpen

Cerpen adalah karya sastra dalam bentuk cerita padat. Cerpen ditulis menggunakan alur yang padat, latar yang terbatas, penokohan yang hanya sekilas pandang, juga penggunaan latar waktu yang sangat cepat. Cerpen mempunyai ciri sebagai berikut.

  • Cerpen berasal dari anekdot yang merupakan cerita pendek situasi.
  • Panjang cerita biasanya 3.000-5.000 kata.
  • Jumlah halaman rata-rata 5-10 halaman.
  • Waktu baca per satu novelet rata-rata 20-30 menit atau lebih.
  • Pengkisahan dan adegan-adegan ditampilkan secara singkat, padat dan latar yang melompat-lompat.
  • Contohnya adalah The Bet (Taruhan) karya Anton Checkov.

4. Cerbung

Cerbung adalah karya sastra dalam bentuk cerpen yang bersambung. Cerbung ditulis menggunakan alur yang sedikit lebih panjang, latar yang cukup luas, penokohan yang biasanya sedikit lebih detail, juga penggunaan latar waktu yang bertahap. Cerbung mempunyai ciri sebagai berikut.

  • Cerbung biasanya disebut serial cerpen atau cerpen berseri.
  • Panjang cerita per seri sekitar 3.000-5.000 kata. Sedangkan satu cerbung bisa 15.000-25.000 kata.
  • Jumlah halaman rata-rata 30-50 halaman.
  • Waktu baca per satu cerbung rata-rata 1-1,5 jam atau lebih.
  • Pengkisahan dan adegan-adegan ditampilkan lebih luas dari cerpen. Namun secara garis besar hampir sama dengan cerpen.
  • Contohnya adalah Ke Gunung Lagi karya Katyusha yang pernah terbit di Majalah Hai.

5. Roman

Roman adalah karya sastra berbentuk cerita epik panjang. Roman ditulis menggunakan alur yang panjang, latar yang terpusat, penokohan sangat mendetail, juga penggunaan latar waktu yang perlahan dengan adegan-adegan yang bertahap. Roman mempunyai ciri sebagai berikut.

  • Roman biasanya menggambarkan cerita si tokoh dari lahir sampai mati.
  • Panjang cerita per seri sekitar 40.000-80.000 kata. Ada juga beberapa yang sampai 100.000 kata.
  • Jumlah halaman rata-rata 60-100 halaman.
  • Waktu baca per satu cerbung rata-rata 1,5-2 jam atau lebih.
  • Pengkisahan dan adegan-adegan dikisahkan secara subyektif berdasarkan pandangan pengarang. Roman menitik beratkan pada dunia khayalan ciptaan sang pengarang.
  • Contohnya adalah Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana.

Artikel Berkait

24 thoughts on “Perbedaan Novel, Novelet, Cerpen, Cerbung dan Roman

  1. Om, kalau jumlah halaman nya 40 lembar kertas A4 lebih cocok dikategorikan sebagai apa

    • Novelet. Kalau novel minimal 100 halaman A4. Cerpen maksimal 5 halaman A4.

  2. makasih infonya, sekarang saya tahu apa perbedaan dari novel dan roman, awalnya saya kira kedua itu sama.

    • Sama-sama. Semoga bisa menambah wawasan mengenai novel dan roman.

  3. Apakah novelet memiliki sub-sub bagian (semacam bab)?

    • Ya, tentu saja. Jumlah bab dalam novelet tidak banyak, paling banyak biasanya 5-6 bab saja, atau kurang. Satu bab novelet jauh lebih singkat dari satu bab novel.

  4. Halo! Kalau misalnya saya buat cerita dengan 9-12 bab yang isi per babnya sekitar 1200-2000+ kata disebut novelet, kan? Hehe, terimakasih!

    • Ya, untuk yang seperti ini lebih cenderung ke novelet.

  5. Kenapa guru Saya blg nya cerpen nya berkisar +- 10.000 kata?
    Mana yg bnar ya!

    • Ada yang berpendapat maksimal 5000 kata, ada yang 10000 kata, bahkan ada pula yang 15000 kata. Namun kebanyakan berpendapat dibawah 10000 kata, paling umum maksimal 5000 kata. Bahkan untuk cerpen di majalah atau surat kabar dibatasi hanya 15000 karakter (termasuk spasi dan tanda baca).

  6. halo..!
    kalo kita membuat cerita tentang kisah kehidupan kita dari kecil sampe skrng jumlah halaman 60 it masuknya kemana y??novel,novelet atau roman y??

    • Masuk kedalam kategori novelet bergenre slice of life (sepenggal kehidupan).

  7. maff saya mau tanya ada gak novel yg berkisar sampai 60 halaman????????

    • Kalau untuk novel Indonesia sepertinya tidak ada, sebab dari naskah saja penerbit mewajibkan minimal 100 halaman A4. Kalau naskah sebanyak itu, setelah dilayout umumnya jadi 200-an halaman atau paling sedikit 160-an halaman.
      Sedangkan untuk novel luar negeri ada, tetapi tidak 60 halaman, melainkan kisaran 80 sampai 90-an halaman, itu pun jumlahnya juga tidak banyak. Tetapi beberapa dari novel tersebut cukup bagus dan bahkan ada juga yang best seller dunia.

  8. Kalo 10.890 kata termasuk Novelet atau cerbung atau apa ya?

    • Masuk ke novelet bisa ke cerbung juga bisa. Tetapi secara umum lebih banyak dimasukkan kategori novelet.

  9. hai saya mau tanya, kalau saya mau buat beberapa cerbung dalam 1 buku itu boleh atau tidak ya?

    • Sebenarnya tidak masalah, hanya saja umumnya cerbung itu diterbitkan dalam majalah (mingguan atau bulanan), tabloid, atau koran. Jadi kalau dijadikan buku sepertinya tidak cocok, lebih baik kalau tujuannya dicetak dalam bentuk buku, lebih baik membuat kumpulan cerpen atau novel saja.

  10. saya coba nulis tapi cuma 4500 kata,brarti itu masuk ke cerpen ya

    • Betul, masuk kategori cerpen.

  11. Kalau saya nulis sepanjang 39000 kata kira kira masuknya ke novelet atau novel ya?

    • Novelet bisa, novel juga bisa.

  12. Novel dilan itu masuk novel remaja atau roman? Soalnya ciri cirinya roman

    • Genrenya romansa atau romance.

Leave a Comment